Tersangka Karhutla Terus Bertambah: 323 Perorangan, 14 Perusahaan

KOLOMBERITA.com, Jakarta – Sebanyak 323 orang dan 14 perusahaan ditetapkan sebagai tersangka kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh kepolisian. Berdasarkan data Mabes Polri, ads 284 laporan yang saat ini sedang disidik.

“Tersangka individu sebanyak 323 orang dari 284 laporan polisi,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2019).

Dedi menjelaskan Polda Riau menetapkan sebanyak 59 orang tersangka. Kemudian Polda Aceh menetapkan seorang tersangka, Polda Sumatera Selatan menetapkan 26 orang tersangka, Polda Jambi menetapkan 39 orang tersangka. Sslanjutnya Polda Kalimantan Selatan menetapkan 26 orang tersangka, Polda Kalimantan Tengah menetapkan 79 tersangka, Polda Kalimantan Barat menetapkan 69 tersangka dan Polda Kalimantan Timur menetapkan 24 orang tersangka.

“Untuk kooporasi yang tersangka saat ini bertambah jadi 14 perusahaan,” ucap Dedi.

Dedi memaparkan Bareskrim Polri, Polda Riau, Polda Kalimantan Tengah, Polda Sumatera Selatan, Polda Jambi menetapkan masing-masing satu perusahaan sebagai tersangka. Selanjutnya, Polda Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat menetapkan dua perusahaan sebagai tersangka.

“Yang terbaru Polda Lampung, ada 5 perusahaan yang dijadikan tersangka,” ujar Dedi.

Total lahan di 9 provinsi tersebut yang terbakar adalah seluas 7.482,8519 hektare. “Di Sumsel paling luas, area yang terbakar 1.783,39 hektare,” tutur Dedi. | detik.com

Mungkin Anda Menyukai